Behind the Valentine Day
![]()
Pada abad ketiga, hiduplah seorang Priest bernama Valentine. Sebagai seorang Priest, ia bertugas juga sebagai saksi pernikahan pasangan yang hendak mengikat janji.
Pada zaman itu Roma diperintah oleh seorang Kaisar bernama Claudius. Kaisar Claudius melarang laki-laki untuk berkeluarga karena ia ingin mempunyai angkatan perang yang besar, dan ia berpikir bahwa laki-laki yang telah menikah,atau akan menikah adalah anggota pasukan yang buruk. Sedangkan Valentine, sebagai seorang Priest, sangat menyukai acara pernikahan.
Setelah Undang-Undang Anti Pernikahan dikeluarkan, Priest Valentine tetap saja menyelenggarakan pernikahan secara diam-diam. Sampai suatu ketika, ia tertangkap, dipenjara, dan dijatuhi hukuman mati !
Setelah Valentine ditangkap dan dipenjara, banyak pasangan muda yang mengunjunginya dan melemparkan bunga dari balik jeruji, mengharapkan Valentine juga percaya pada keajaiban cinta. Termasuk salah satunya putri salah seorang penjaga penjara.
Ayahnya memperbolehkan gadis ini untuk bertemu dengan Priest Valentine. Berbicara dengannya selama berjam-jam dan menguatkan dia. Gadis itu setuju dengan Valentine untuk mengacuhkan perintah Kaisar Claudius dan tetap memberikan Sakramen Pernikahan.
Di suatu hari, sebelum eksekusinya, Priest Valentine menuliskan sebuah surat kepada sang gadis, yang selama ia di penjara, menjadi temannya dan juga pernah ia sembuhkan, tertanda “Love from your Valentine“.
—————————————————————————-
Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada para teman kerja pria mereka, kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu berkat usaha marketing lebih lanjut, sebuah hari balasan, disebut “Hari Putih”(White Day) muncul. Pada hari ini (14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan memberi sesuatu kembali.
February 9, 2009

